Facebook Facebook Twitter #Berita - Umum - Mahasiswa


Edukasi Eco Enzyme Dorong Pengurangan Sampah Organik dan Dukung Persiapan Lomba Pokja Desa Sambimulyo


Edukasi Eco Enzyme Dorong Pengurangan Sampah Organik dan Dukung Persiapan Lomba Pokja Desa Sambimulyo

#Berita - Umum - Mahasiswa

Sambimulyo, Banyuwangi – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Praktik Pembuatan Eco Enzyme bagi ibu-ibu Pokja dan kader di Balai Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat, sekaligus mendukung persiapan Lomba Pokja yang akan dilaksanakan di Desa Sambimulyo.


Program ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam mengurangi volume sampah organik rumah tangga yang selama ini masih sering dibuang atau dibakar. Melalui pemanfaatan limbah organik menjadi eco enzyme, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan sekaligus menghasilkan cairan serbaguna yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pengurangan limbah rumah tangga dan pemanfaatan kembali sampah organik, serta SDGs Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim, dengan mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan mengurangi pencemaran lingkungan.

?

kkn bbm Airlangga di Sambimulyo tahun 2026  


Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian eco enzyme sebagai cairan hasil fermentasi limbah organik, molase atau gula merah, dan air. Mahasiswa BBK menjelaskan bahan-bahan yang diperlukan, perbandingan komposisi yang tepat, tahapan fermentasi, serta berbagai manfaat eco enzyme, seperti pembersih alami, pupuk cair organik, penghilang bau, hingga pemanfaatannya untuk membantu menjaga kebersihan saluran air.


Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah organik sejak dari rumah sebagai langkah awal dalam mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan maupun dibakar. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa limbah organik memiliki nilai guna apabila dikelola dengan benar.


Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses fermentasi, jenis limbah organik yang dapat digunakan, hingga cara pemanfaatan eco enzyme dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco enzyme secara langsung. Dengan pendampingan mahasiswa BBK, peserta mencampurkan limbah organik, molase, dan air sesuai takaran yang benar serta memperoleh penjelasan mengenai cara penyimpanan dan perawatan selama masa fermentasi.


Penanggung Jawab Program, Erzyllia Savana dan Keira Ar Rainy, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk mengelola sampah organik secara mandiri.


"Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu-ibu Pokja dan kader dapat menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik melalui pembuatan eco enzyme. Selain membantu mengurangi limbah rumah tangga, kegiatan ini juga menjadi salah satu inovasi yang dapat mendukung persiapan Desa Sambimulyo dalam menghadapi Lomba Pokja," ujar Erzyllia Savana dan Keira Ar Rainy.




Salah satu peserta, Ibu Sumini, mengapresiasi kegiatan yang diberikan oleh mahasiswa BBK karena dinilai memberikan pengetahuan baru yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami jadi mengetahui bahwa sampah organik tidak harus dibuang atau dibakar, tetapi bisa diolah menjadi eco enzyme yang memiliki banyak manfaat. Semoga ilmu yang kami dapat hari ini bisa kami praktikkan di rumah dan kami bagikan kepada masyarakat lainnya," tutur Ibu Sumini.




Melalui edukasi dan praktik pembuatan eco enzyme, mahasiswa BBK Universitas Airlangga berharap masyarakat Desa Sambimulyo semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan. Dengan keterampilan yang telah diperoleh, peserta diharapkan mampu menerapkan pembuatan eco enzyme secara mandiri serta menyebarluaskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat sekitar, sehingga tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.


#pesonasambimulyo.com #pesonasambimulyo #pemdessambimulyo



Bagikan berita :

Facebook Facebook Twitter #Berita - Umum - Mahasiswa




Papan Informasi

Maps Kantor Desa



Informasi Lainnya

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo

informasi desa sambimulyo